Terkait Pemutusan Listrik Oleh PLN Pekanbaru, Meninggalkan Kesengsaraan Bagi Warga Rusunawa

Terkait Pemutusan Listrik Oleh PLN Pekanbaru, Meninggalkan Kesengsaraan Bagi Warga Rusunawa

PEKANBARU (FORLETNEWS.COM) - Sejumlah warga penghuni Rusunawa Tenayan Raya di Kelurahan Rejosari Kecamatan Tenayan Raya meninggalkan kesengsaraan terkait pemutusan listrik yang dilakukan oleh pihak PLN Pekanbaru. Diketahui sebelumnya pihak PLN telah memutuskan listrik warga rusunawa tanpa belas kasihan (20/10/2018). Dengan dilakukan pemutusan aliran listrik tersebut, warga rusun mengakui sangat terganggu. Pasalnya, listrik merupakan salah keperluan pokok dalam menjalan rutinitas sehari-hari.  Saat pemutusan listrik berlangsung, pihak PLN sedikit pun tidak ada memberikan pemberitahuan ataupun peringatan kepada warga tersebut, dan memenuhi syarat-syarat pemutusan sesuai undang-undang yang berlaku. Dikatakan Meli selaku Ketua Rusun III Rusunawa Rejosari Pekanbaru kepada awak media menuturkan, Hingga saat ini aktifitas warga rusunawa mengalami lumpuh total seperti rumah hantu dan gelap gulita, hal ini seharusnya menjadi perhatian bagi Pemerintah Kota Pekanbaru yang mempunyai wewenang dengan masalah ini, untuk turun tangan dalam menindak lanjuti kesewenang-wenangan pihak PLN tersebut "Kami berharap agar pihak PLN diberikan hukuman setimpal atas kinerja yang dilakukannya, dan kami berharap semoga Pemko Pekanbaru dapat memberikan solusinya", ujar Meli Ketua Rusun III Rusunawa Rejosari Pekanbaru. Mengenai pemutusan Rusunawa Rejosari awak media mencoba menghubungi Fendi Nugroho selaku Assisten Humas PLN Wilayah Riau Kepulauan Riau. Saat dihubungi melalui via seluler dan aplikasi instan Whatsapp bahwa kontak Fendi Nugroho sedang memblokir semua panggilan, sehinggah berita ini diterbitkan belum ada pernyataan resmi dari Pihak PLN wilayah Operasional Wilayah Riau Kepulauan Riau.***red/rls Habbiburahman