Pusat Studi Anti Korupsi (PUSAKO) Fakultas Hukum UIR Minta Usut Tuntas Pelaku Yang Melukai Mata Penyidik KPK Novel Baswedan

Pusat Studi Anti Korupsi (PUSAKO) Fakultas Hukum UIR Minta Usut Tuntas Pelaku Yang Melukai Mata Penyidik KPK Novel Baswedan

Pekanbaru (Forletnews.com) -- Kamis (01/11/2018), Ketua PUSAKO FH UIR, DR. Muhammad Nurul Huda, SH. MH meminta kepada Kepolisian RI untuk segera mencari dan menemukan pelaku yang membuat mata penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yaitu Novel Baswedan menjadi cacat.

Sudah 500 hari tapi pelaku belum juga ditemukan. Perbuatan pelaku tersebut sudah merusak nilai-nilai kemanusiaan dan semangat memerangi korupsi.

Ini PR Kapolri untuk mengusut tuntas. jangan sampai tinta sejarah menulis di zaman Pak Tito sebagai Kapolri pengusutan terhadap penyiraman air keras ke penyidik KPK tidak selesai. Selain itu juga, ini momen bagi Pak Presiden Jokowi untuk mendesak Pak Kapolri untuk menyelesaikan persoalan ini.

PUSAKO FH UIR menilai 500 hari sudah cukup lama. Sampai kapan rakyat mendapatkan kepastian pelaku penyerangan terhadap Novel Baswedan ditangkap.

 

Reporter (Jimmi/rls)

PekanbaruPUSAKO FH UIRMinta usut TuntasPenyidik KPKNovel Baswedan