Pencak Silat Rohil Berlatih Menggunakan APD Pemberian Kemenpora RI

Pencak Silat Rohil Berlatih Menggunakan APD Pemberian Kemenpora RI

RIAU – Mengawali tatanan hidup baru di bidang olahraga, Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Rokan Hilir memulai latihan dengan menggunakan Alat Pelindung Diri (APD).

Tidak hanya menggelar latihan di lapangan terbuka, latihan dilakukan dengan posisi jaga jarak. Para atlet ini juga menggunakan masker dan face shield sebagai pengaman.

Menurut ketua IPSI Rokan Hilir, M Suhadi SPi, APD yang digunakan para atlit merupakan pemberian Kemenpora RI. Hal itu dimaksud sebagai upaya upaya pembinaan yang dilakukan agar seluruh atlet tetap melaksanakan latihan mandiri dan latihan di rumah masing-masing untuk tetap menjaga kebugaran, stamina dan imunitas tubuh sehingga atlet tetap dalam kondisi vit dan prima.

Suhadi menyebutkan, kondisi pandemi mengharuskan para atlet untuk tetap latihan dengan mengikuti potokol kesehatan yang diterapkan pemerintah. Dalam hal ini Kemenpora RI memberikan bantuan alat pelindung pencegahan penyebaran covid-19 setelah sebelumnya dilakukan pendataan dan verifikasi calon cabor penerima bantuan tersebut.

"Bantuan yang diberikan berupa tas atau goodie bag, masker kain, masker non medis, hand sanitizer dan vitamin," kata Suhadi.

Untuk cabor Silat yang menerima bantuan adalah perguruan pencak silat yakni Tapak Suci, Perisai Diri dan Kosiba. Penyerahan bantuan tersebut langsung diberikan kepada tiga perguruan yang tersebar di Rohil .

Sebelumnya juga diserahkan secara simbolis kepada perguruan Perisai Diri di Bagansiapiapi dan dua perguruan dipusatkan di Gedung Olahraga Kepenghuluan Bangko Sampurna yang dihadiri langsung oleh Datin Penghulu Ibu Sarinem SPd.

"Terimakasih kepada Kemenpora RI, Pengurus Perguruan Silat dan Datin Penghulu Bangko Sempurna yang hadir dan menfasilitasi gedung olahraga untuk kelancaran acara ini," ucap Suhadi.

Ditempat yang sama, pengurus perguruan silat dan Datin Penghulu juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Ketua IPSI yang terus melakukan pembinaan, baik organisasi maupun pembinaan prestasi. "Semoga nantinya ada wakil dari anak silat di kepenghuluan kami yang bisa berprestasi hingga nasional," ujar Sariyem. (Amr)