Maraknya Peredaran Narkoba, Kota Payakumbuh Masuk 5 Besar di Sumbar

Maraknya Peredaran Narkoba, Kota Payakumbuh Masuk 5 Besar di Sumbar

Sekda Kota Payakumbuh, Rida Ananda bersama Kepala BNNK Payakumbuh, AKBP Sarminal dan Forkopimda melepas peserta sepeda santai

PAYAKUMBUH,(Forletnews.com)--Lokasi Kota Payakumbuh yang merupakan daerah perlintasan membuat peredaran narkoba di daerah tersebut cukup besar. Di Sumatera Barat, peredaran narkoba di Payakumbuh masuk dalam lima besar.

"Kalau kita perhatikan, di waktu saya masih di Polda Sumbar (Kasubdit Ditresnarkoba) datanya Payakumbuh ini masuk ke dalam peringkat lima besar," kata Kepala Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Kota Payakumbuh, AKBP Sarminal pada saat menghadiri kegiatan sepeda santai dalam rangka peringatan Hari Anti Narkoba Internasional (HANI) di Ngalau Indah, Kota Payakumbuh, Minggu (7/7).

Meski peredaraan narkoba di daerah tersebut cukup besar, AKBP Sarminal mengungkapkan bahwa kesadaran warga Kota Payakumbuh untuk melapor terkait penyalahgunaan narkoba cukup tinggi.

"Data penelitian BNN bekerja sama Unpad. Payakumbuh berada di peringkat 11 indeks kota tanggap ancaman narkoba (Ikotan) dari 173 kota di Indonesia. Kota Payakumbuh masuk dalam kategori tanggap," lanjutnya.

Dia juga mengapresiasi langkah Pemko Payakumbuh bersama DPRD yang merupakan daerah pertama di Sumbar yang menerbitkan Peraturan Daerah (Perda) tentang narkoba.

"Kita berharap Perda ini dapat berjalan aktif serta dapat segera belanjut dengan terbitnya Peraturan Wali Kota (Perwako) Payakumbuh," terangnya.

Dikatakannya, melalui kegiatan sepeda santai yang diikuti ratusan orang tersebut, pihaknya bersama Pemko Payakumbuh ingin menghimbau kepada seluruh warga agar ikut bersama-sama menyelamatkan generasi muda dari bahaya narkoba.

"Pelaku kejahatan narkoba mengincar generasi muda sebagai bentuk pelemahan terhadap ketahanan negara," jelas AKBP Sarminal.

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Payakumbuh, Rida Ananda yang ikut ambil bagian dalam kegiatan sepeda santai itu mengaku siap bekerja sama dengan BNNK Payakumbuh di bawah pimpinan AKBP Sarminal dalam memberantas narkoba.

"Kota Payakumbuh sebagai daerah perlintasan membuat kota kita ini sangat rawan dalam peredaran narkoba. Karena itu mari kita jaga keluarga dan generasi muda agar tidak terjerat narkoba," jelasnya.

Mantan Kasatpol PP Kota Payakumbuh itu menerangkan, dalam menanggulangi permasalahan narkoba perlu keseriusan. Dan apabila ada anggota keluarga yang terjerat penyalahgunaan narkoba ia meminta agar segera melaporkan kepada BNNK untuk kemudian bisa dilakukan rehabilitasi.

"Yang diperangi itu adalah narkobanya. Untuk pemakai harus diselamtkan dengan cara rehabilitasi," pungkasnya kemudian.(*)