Luar Biasa! Pasa Ateh Dilengkapi Eskalator, Lift dan CCTV

Luar Biasa! Pasa Ateh Dilengkapi Eskalator, Lift dan CCTV

BUKITTINGGI,(Forletnews.com) — Wali Kota Bukittinggi Ramlan Nurmatias, kembali meninjau pembangunan Pasa Ateh Bukittinggi, Senin (2/12). Pembangunan Pasa Ateh dengan konsep modern itu dilengkapi dengan eskalator, lift dan cctv. Dijadwalkan pembangunannya selesai pada akhir Desember ini.

Kegiatan peninjauan turut didampingi Kepala Dinas Koperasi, UKM, dan Perdagangan Muhammad Idris, Kabid Pasar Herman, Kepala Dinas PU Rahmat AE dan sejumlah SOPD lainnya. Dalam peninjauan, Walikota Ramlan Nurmatias melihat secara detail pembangunan yang sudah hampir rampung tersebut.

Pada kesempatan itu Walikota Ramlan Nurmatias berharap agar pembangunan fisik Pasa Ateh yang dikerjakan oleh PT Brantas Abib Raya-Penta KSO bisa rampung pada pertengahan atau akhir tahun ini, sehingga pada awal tahun pedagang telah bisa menempati pusat pertokohan yang dibangun melalui dana APBN tersebut.

Menurut Ramlan, Pasa Ateh dibangun dengan konsep gedung ramah lingkungan atau green building yang terdiri dari empat lantai. Pasa Ateh dibangun senyaman mungkin dan didukung dengan pencahayaan dan sirkulasi udara yang baik sehingga hemat energi. Begitu juga dengan tempat pembuangan sampah sementara yang dikelola dengan baik dan teratur. Selain itu, Pasa Ateh juga dilengkapi dengan eskalator, lift dan cctv.

“Kita sangat berterima kasih kepada pemerintah pusat yang telah mengalokasikan anggaran untuk pembangunan kembali Pasa Ateh. Sebab, Pasa Ateh bukan hanya sekadar pasar, tapi merupakan denyut nadi perekonomian Kota Bukittinggi,” kata Ramlan

Dalam kegitan peninjauan itu, Walikota Ramlan Nurmatias juga langsung memastikan titik untuk dijadikan lokasi Tempat Penampungan Sampah (TPS) sementara, yang berada tidak berapa jauh dari janjang 40. Selain itu ia juga meminta agar landscape Pasa Ateh juga diselaraskan dengan taman Pedestrian Jam Gadang.

" Kita ingin landscape Pasa Ateh di selaraskan dengan pedestrian Taman Jam Gadang. Sehingga dua icon Bukittinggi ini menjadi satu kesatuan dan akan menambah daya tarik tersendiri” tukas Ramlan.

Sementara itu Kepala Dinas Koperasi, UKM, dan Perdagangan Muhammad Idris mengatakan, pekerjaan pembangunan Pasa Ateh yang sudah memasuki tahap finishing ini, akan dilengkapi dengan 13 eskalator dan 2 lift. Eskalator dan Lift yang dipasang itu guna untuk memberikan kenyamanan pedagang dan pengunjung Pasa Ateh.“Lift ini nantinya terhubung langsung ke Basement lokasi Parkir Pasa Ateh,” ujar Idris.

Ia menjelaskan, jumlah petak toko di Pasa Ateh yang baru dibangun itu sebanyak 810 petak toko, dan 24 petak pusat jajanan atau food court. Jumlah toko yang ada memang diperioritaskan bagi pedagang korban kebakaran pemegang Surat Izin Pemakaian Toko (Kartu Kuning). Kemudian baru diperioritaskan bagi pedagang penyewa.

Hingga saat ini, dari 763 orang pedagang pemegang kartu kuning di Pusat Pertokohan Pasa Ateh,743 pedagang diantaranya telah melakukan pendaftaran ulang di Kantor Dinas Koperasi dan UKM dan Perdagangan.Pendaftaran ulang ini guna mendata kembali pedagang yang ingin menempati kembali pusat pertokohan yang baru dibangun itu.

“Untuk penempatan pedagang nantinya di Pasa Ateh, mereka akan ditempatkan sesuai jenis dagangan mereka masing masing. Setelah dilakukan penjenisan dagangan, kemudian baru kita lakukan lotting tempat. Sedangkan untuk harga sewa toko akan ditentukan oleh Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Bukittinggi,” tukas Muhammad Idris.(*)