Kali ini Hotel Furaya Kecewakan Panitia dan Tamu Undangan di Pelantikan DPW MOI

Kali ini Hotel Furaya Kecewakan Panitia dan Tamu Undangan di Pelantikan DPW MOI

Pekanbaru (FORLETNEWS.COM) – Akibat dari Kurangnya Profesionalisme Kerja dari Pihak Hotel Furaya Pekanbaru. Kali ini para Peserta tamu undangan serta panitia pelaksana dari acara Pelantikan DPW MOI Pekanbaru. Merasa sangat dikecewakan  pada acara yang terlaksana Sabtu, (24 /11) lalu.

Kekecewaan yang dilakukan pihak hotel Furaya Pekanbaru tersebut, berawal dari kerja sama dengan Furaya Hotel untuk pemakaian ruangan Mahoni pada acara pelantikan pengurus Dewan Pimpinan Wilayah Media Online IIndonesia (DPW MOI) Riau, Sabtu, 24 November 2018, Jam 10.00.WIB seperti tertera diundangan yang sudah beredar.

Dalam kesepakatan yang disampaikan marketing Hotel Furaya, Nadia, pemakaian ruangan, konsumsi serta pemasangan spanduk kegiatan disiapkan pihak Hotel Furaya, sementara pihak MOI membayar sesuai yang disepakati.

Namun kenyataannya apa yang diharapkan pihak MOI tidak sesuai dengan kesepakatan, kinerja pihak hotel tidak profesioanal membuat panitia MOI kewalahan. Betapa tidak, tamu satu persatu sudah berdatangan sementara spanduk belum terpasang. Spanduk dipasang sekitar pukul jam 10.55 Wib dengan alasan masih dalam perjalanan. Kerja yang kurang profesioanl yang dilakukan pihak hotel sangat mempermalukan kami selaku penyelenggara, jelas Nazara selaku Ketua MOI Riau
Dampak dari kinerja pihak hotel yang kurang professional, dan mempermalukan pihak panitia , para undangan pelantikan Media Online Indonesia (MOI) Riau, yang sudah hadir pada saat satu persatu mulai ada yang pulang.
Sementara pihak marketing Hotel Furaya membenarkan adanya keterlambatan tersebut, hal itu disebabkan oleh salah komunikasi antara marketing Nadia dengan pihak percetakan, kita dari pihak hotel sudah memberi sanksi kepada Nadia sebagai marketing, jelas Sunarto

Kinerja yang kurang professional bukan saja terjadi pada pelantikan MOI Riau, hal senada juga terjadi pada saat Ujian Kompentensi Wartawan (UKW) Selasa (27 s/d 29/11) lalu yang dilaksanakan di hotel Furaya. Pada hari pertama saat lokakarya nasi yang disuguhkan pihak hotel Furaya, hancur alias lembek. Mendengar celoteh wartawan yang kurang bersahabat pada saat itu, pengawas hotel minta maaf atas kelalaian kami, jelasnya (moi.1.r}