Ini Pantangan dan Larangan Saat Berwisata di Pulau Jemur

BAGANSIAPIAPI - Bagi anda hobby snorkling serta menikmati keindahan pantai, pulau Jemur adalah tempat yang paling cocok. Disana terdapat beragam jenis terumbu karang dengan keindahan laut dengan ribuan spesies jenis ikan.

Namun dibalik keindahan itu, ternyata pulau Jemur menyimpan sejuta misteri. Selain umur batu yang berusia 270 juta tahun yang lalu, juga terdapat ular merah yang sangat mematikan.

Nah, jika anda ingin kesana, sangat disarankan untuk membawa serum yang bisa digunakan sewaktu-waktu seandainya anda digigit ular tersebut. Namun alangkah baiknya mencegah tergigit dengan cara menggunakan sepatu boats.

" Ular itu biasanya keluar malam hari. Biasanya agresif dan mau mengejar. Kalau siang, ular tersebut seperti buta," kata Ramli, penjaga pulau Jemur yang berasal dari satuan angkatan laut.

Dia mengungkapkan, selain ular merah, wisatawan juga disarankan tidak mengunjungi bangunan besar yang berada diatas bukit. Karena menurutnya, sebagai orang beriman, tentu kita percaya yang namanya makhluk gaib.

" Boleh datang, tapi hendaknya mengucapkan salam. Karena tanpa kita sadari tiba tiba terbuka sendiri pintu atau jendelanya padahal tidak ada angin," tuturnya.

Pria asal Tanjung Balai Asahan itu juga menasehati agar tidak keluar malam hari jika tidak perlu. Keluar pun harus berpasang pasangan dan jangan sendiri.

Terakhir, dia memberikan kesempatan kepada wisatawan yang ingin menyaksikan penyu bertelur diatas pukul 10.00 Wib malam. Dengan catatan, pada saat membuat lubang jangan menghidupkan senter dan bersuara (Red)