Akhirnya, Empat Pimpinan Defenitif DPRD Provinsi Riau Resmi Dilantik

Akhirnya, Empat Pimpinan Defenitif DPRD Provinsi Riau Resmi Dilantik

PEKANBARU (Forletnews.com) - Melalui Rapat paripurna pengucapan sumpah/janji , Empat Pimpinan Definitif DPRD Provinsi Riau masa jabatan 2019-2024 resmi dilantik yang dilaksanakan di gedung DPRD, Senin (7/10/2019). Sidang paripurna yang dipimpin oleh Ketua Sementara DPRD Riau, Sukarmis yang didampingi wakil ketu sementara Zukri Misra.

Empat pimpinan yang dilantik ini masing-masing dijabat oleh Indra Gunawan Eet (Golkar) sebagai ketua DPRD Riau, dan Zukri Misran (PDIP), Asri Auzar (Demokrat) serta Hardianto (Gerindra) sebagai wakil ketua DPRD Riau.

Pelantikan dan pengambilan sumpah/janji dilakukan oleh Ketua Pengadilan Tinggi Riau. Hadir dalam paripurna pelantikan tersebut Gubernur Riau, Kapolda Riau, unsur Forkopinda Riau, bupati/walikota, tokoh masyarakat pimpinan parpol, tokoh agama, OKPpara undangan lainnya.

Sekwan DPRD Riau Khairuddin membacakan surat Keputusan (SK) Kemendagri tentang Peresmian Pengangkatan Pimpinan DPRD Riau.

Usai pelantikan dan pengambilan sumpah, pimpinan sidang paripuna, ketua DPRD sementara Sukarmis menyerahkan palu dari Ketua Sementara kepada Ketua Defenitif.

Rapat paripurna dilanjutkan dipimpin langsung Ketua definitif DPRD Riau Indra Gunawan, didampingi tiga wakil ketua.

Eet panggilan akrab Indra menyampaikan terima kasih atas atas pelaksanaan pelantikan pimpinan DPRD. Ia mengatakan, dalam waktu tidak begitu lama akan dibentuk alat kelengkapan dewan (AKD).

“Ada beberapa agenda yang mesti dilaksanakan secepatnya, seperti pembentukan AKD, dan pembahasan APBD Riau 2020.

1571028252-Forletnews-DPRD Riau

Indra Gunawan Eet dalam sambutannya juga menegaskan, bahwa pihaknya akan segera menyelesaikan tugas dan kewajibannya sebagai wakil rakyat. 

Termasuk membahas ranperda APBD 2020 yang batas akhirnya tinggal 1,5 bulan lagi. "Pembentukan alat kelengkapan dewan (AKD) seperti Badan Anggaran (Banggar), Badan Musyawarah (Banmus), Badan Kehormatan (BK), Badan Legislasi (Banleg) dan komisi akan digesa. Sebab, masih ada ranperda APBD 2020 yang telah menunggu. 

"Sempitnya waktu yang tersisa akan kami gunakan untuk menyelesaikan tugas-tugas ini," jelas politisi Bengkalis tersebut.

Ia juga berharap terjalinya hubungan harmonis antara legislatif dan eksekutif dalam upaya peningkatan ekonomi dan kesejahteraan rakyat.

Sementara itu, Gubernur Riau Syamsuar mengucapkan selamat. Dirinya berharap, agar pimpinan yang baru ini, mampu meningkatkan komunikasi yang baik antara legislatif dan eksekutif.

"Kami berharap agar pimpinan DPRD Riau mampu melaksanakan fungsi-fungsinya, dan dapat membangun komunikasi yang baik sehinga bermuara pada peningkatan kesejahteraan masyarakat. Atas nama pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau ucapkan selamat bekerja,” pungkas Gubri.

Sementara itu Wakil DPRD Riau, Asri Auzar, mengatakan pembahasan APBD 2020 juga sempat diulas anggota DPRD 2014-2019. Hanya saja lantaran keterbatasan waktu postur anggaran tersebut tidak tuntas dibahas. Meski begitu menurutnya besaran APBD 2020 dipekirakan berada dikisaran Rp9 triliun.

"Tentu kita berharap setelah akd terbentuk, pekerjaan rumah ini bisa dibahas supaya sebelum 20 November anggaran ini sudah rampung," tutupnya. (Advertorial/DPRD Provinsi Riau)

 

PEKANBARUDPRD PROVINSI RIAUADVERTORIAL