Tak Gentar, Warga Gugat Camat Bagan Sinembah Dan Presiden RI

BAGANSIAPIAPI - Kuasa hukum warga yang rumahnya korban dari penggusuran, Eduwart Manihuruk SH menyebutkan, ada kekuatan yang besar dari pihak PTPN III Torgamba yang diperjuangkan oleh pihak kecamatan tanpa memperhatikan aspek sosial dan aspek hukum.

" Penggusuran dan penertiban ini tidak sesuai dengan prosudur. Tidak ada pemberitahuan terlebih dahulu kepada warga karena ada hak hak warga yang tidak dipertimbangkan," Kata Eduwart, Sabtu (4/11/2017).

Terkait gugatan terhadap pihak kecamatan, dirinya mengungkapkan, perlunya diterangkan perda yang mengatur tentang penggusuran tersebut. Karena menurutnya, akibat dari penggusuran itu, kerugian warga mencapai Rp 15 juta rupiah. Dan itu tidak ada sangkut paut hubungannya dengan tanah yang ditempati warga.

Dari sidang pertama yang digelar pada hari Kamis (2/11/2017) dipengadilan negeri Ujung Tanjung, Rohil, sejumlah warga yang bertempat tinggal di Daerah Median Jalan ( DMJ) lintas Sumatera tepatnya diperbatasan Riau Sumut, Bagan Batu Kecamatan Bagan Sinembah Kabupaten Rokan Hilir, menghadiri sidang gugatan atas tindakan perbuatan melawan hukum dengan para tergugat Presiden RI Cq Kementrian PU Sebagai Tergugat I , Bupati Rohil sebagai Tergugat II , Camat Bagan Sinembah Sebagai Tergugat III dan turut tergugat IV PTP Nusantara III Torgamba (Sumut) .

Sidang perkara Gugatan Perbuatan Melawan Hukum dengan No.Reg 38/ Pdt.g/ 2017/ PN.RHL dengan ketua sidang yakni Rudy Ananta Wijaya SH MH dengan anggotanya Crimson Situmorang SH dan Rina Yose SH hanya dihadiri oleh pihak perwakilan tergugat II ,III,dan turut tergugat IV, tanpa dihadiri oleh Tergugat I , serta disaksikan ratusan warga penggusuran selaku penggugat yang datang pada hari itu menggunakan mobil truk Colt Diesel yang ingin melihat jalannya persidangan. (Rls)

author
No Response

Leave a reply "Tak Gentar, Warga Gugat Camat Bagan Sinembah Dan Presiden RI"