Penetapan UMP Mengacu KHL Yang Dihitung Lima Tahun Sekali.Amiruddin : Peraturan Itu Berlaku Untuk Pekerja Diatas Satu Tahun

BAGANSIAPIAPI - Sinkronisasi penetapan Upah Minimum Propinsi untuk tahun 2018 sudah dimulai dengan mengundang seluruh stock holder tiap kabupaten kota mengingat penetapan UMP Provinsi  sudah harus disyahkan oleh Gubri pada tanggal 1 November 2017.

Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Rokan Hilir, Ir Amiruddin,M.Si.M.M kepada menyebutkan, sesuai peraturan pemerintah nomor 78 tahun 2015, formula penetapan UMP Riau tahun 2018 untuk kenaikan UMP Riau tahun depan berdasarkan Upah Minimunm yang ditetapkan (UMn) = Upah Minimun tahun berjalan (UMt) + {UMt x (Inflasit + % ? PDBt)}.

"Hasil tersebut nantinya diperoleh setelah usulan dari dewan pengupahan Propinsi Riau. Kemudian setelah UMP ditetapkan, juga akan dapat menetapkan UMK tahun 2018," Kata Amiruddin,

Seluruh dewan pengupahan  Kabupaten/Kota, sambungnya, terdiri dari unsur pemerintah, pengusaha dan pekerja. Nanti, setelah kebutuhan hidup layak (KHL)  yang dihitung tiap lima tahun sekali secara nasional sudah diperoleh, akan menjadi pedoman dalam menetapkan UMP Riau. Artinya, dalam peraturan tersebut, KHL dihitung lima tahun sekali dalam menetapkan UMP dan UMK tiap tahun.

PP ini juga menegaskan, bahwa Upah minimum sebagaimana dimaksud hanya berlaku bagi pekerja dengan masa kerja kurang dari satu tahun pada perusahaan yang bersangkutan.

Sinkronisasi penetapan UMK Se Propinsi Riau dihadiri oleh Kementrian,  Dirjen Hubungan  Industrial, Biro hukum,  BPS Apindo dan Serikat Pekerja Seluruh Indonesia. Untuk Rohil sendiri, diwakili oleh Ir. Amiruddin. MM dan Juni Rahmat  ( Adv)

author
No Response

Leave a reply "Penetapan UMP Mengacu KHL Yang Dihitung Lima Tahun Sekali.Amiruddin : Peraturan Itu Berlaku Untuk Pekerja Diatas Satu Tahun"