Serahkan 53 SK CPNS Untuk Guru Garis Depan, Pemkab Berharap Mutu Guru Meningkat.

BAGANSIAPIAPI - Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir menyerahkan secara resmi 53 Surat Keputusan (SK) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) kepada guru yang bertugas di garis depan.  Penyerahan itu dilaksanakan langsung melalui Wakil Bupati Rokan Hilir Drs.H Jamiludin didampingi Kadisdikbud Rohil HM.Rusli Syarief,S.sos, dan kepala Badan Kepegawaian Daerah, Roy Azlan di ruang rapat Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Rokan Hilir.

Ke 53 guru garis depan tersebut adalah guru garis depan yang bertugas di Kecamatan Pujud, Kuba, Pasir Limau Kapas, Kubu Babussalam, Sinaboi dan Kecamatan Tanah Putih Tanjung Melawan. Sedangkan Guru Bantu Rokan Hilir itu sebanyak 111 orang dialihkan kewenangan pendidikan dasar SD dan SMP menjadi kewenangan Kabupaten Rokan Hilir sesuai Undang-undang nomor 23 tahun 2014 tentang pemerintah daerah.

Wakil Bupati Drs H.Jamiludin dalam pidatonya mengatakan, persaingan untuk menjadi PNS semakin ketat karena profesi PNS selain banyak diminati para pencari kerja, juga karena mempunyai gaji yang tetap.

"Kita sangat menyadari bahwa sampai dengan saat ini profesi PNS tetap menjadi pilihan utama masyarakat karena PNS mempunyai gaji yang tetap, kondisi ini membuat persaingan untuk menjadi PNS semakin ketat," Katanya.

Dia juga mengingatkan, PNS Guru Garis Depan yang sudah diterima harus banyak bersyukur kepada Allah SWT yang telah memberikan kesempatan dan rejeki kepada mereka.

" Kalian adalah ujung tombak dan mempunyai tanggung jawab besar kepada anak didik," Tegasnya.

Mantan wakil ketua DPRD ini menambahkan, untuk menjadi guru jangan sampai berhenti belajar.Tingkatkan pengetahuan dan wawasan untuk membentuk kepribadian diri. Karena suatu keberhasilan, tergantung dengan kemampuan seorang guru dengan cara mengoptimalkan tugas tugas yang diberikan kepada anak didik.

Sementara itu ditempat yang sama, Kadisdik Rohil, Rusli Syarief menyebutkan, untuk di Kabupaten disaat menyerahkan SK  penempatan Guru bantu garis depan tersebut, dinas akan mengawasi dan mengevaluasi selama tiga bulan atau enam bulan kedepan untuk mengetahui apakah mereka menjalankan tugasnya atau tidak.

Seandainya terdapat guru bantu yang sudah di tunjuk tidak masuk atau tidak melaksanakan tugasnya, maka dinas pendidikan akan mengembalikan lagi status guru tersebut ke pusat. Karena menurutnya yang bisa memberhentikan guru itu adalah pemerintah pusat.

Untuk target, pria yang punya hoby berkebun ini mengungkapkan, pihaknya terus berupaya menjaga mutu pendidikan di Kabupaten Rokan Hilir.Apalagi sebelumnya mutu pendidikan di Kabupaten Rohil berada diurutan kesebelas. Namun pada  tahun 2017 mutu pendidikan sudah di urutan keenam.

" Keberhasilan itu didukung dengan hati yang tulus dan ikhlas dari semua pihak yakni tenaga pendidik dan   murid," Ujarnya (Adv)

 

 

author
No Response

Leave a reply "Serahkan 53 SK CPNS Untuk Guru Garis Depan, Pemkab Berharap Mutu Guru Meningkat."