Di Tahun 2017, Sekitar 899 Guru Honor SMU di Rohil Terancam Tidak Digaji

Foto : Ilustrasi.
Foto : Ilustrasi.

BAGANSIAPIAPI (FORLETNEWS) – Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) tidak lagi mengajukan anggaran gaji tenaga guru honorer tingkat Sekolah Menengah Umum (SMU) sederajat kedalam APBD Rohil untuk tahun 2016. Pasalnya, pengelolaan SMU sederajat mulai tahun 2017 sudah menjadi kewenangan propinsi.

“Di APBD tahun 2017, Kita tidak boleh lagi menganggarkan gaji guru honor SMU sederajat, sebab  tahun 2017 pengelolaan SMU sederajat sudah menjadi tanggung jawab propinsi,” demikian dikatakan Kepala Dinas Pendidikan Rohil, Amirudin,  di Bagansiapiapi.

Ada sekitar 889 orang guru honorer tingkat SMU di Rokan Hilir yang dikhawatirkan tidak menerima gaji tahun 2017. Sementara untuk tahun 2016 para guru honorer SMU sederajat masih menerima honor daerah sampai akhir Desember 2016.

“Yang kita khawatirkan guru-guru honorer mengajar SMU ini terancam tidak menerima gaji pada tahun 2017, ada sekitar 889 orang guru yang seharusnya diserahkan ke Propinsi, namun sampai saat ini pihak propinsi belum menerima. Sementara Kabupaten sudah tidak dibenarkan untuk menganggarkan gaji mereka,” ujarnya seperti disampaikan pada inforohil.

Lanjutnya, sampai saat ini belum ada kejelasan bagaimana nasib guru honorer SMU, apakah gajinya dianggarkan dipropinsi atau tidak, belum ada kejelasan. “Tapi bisa jadi mereka tetap mengajar di sekolah bersangkutan, namun gajinya belum tentu dibayarkan,” jelasnya.

author
No Response

Leave a reply "Di Tahun 2017, Sekitar 899 Guru Honor SMU di Rohil Terancam Tidak Digaji"