Pelanggaran Lalin di Inhil Menurun Hingga 1,4 Persen

Inhil

Inhil

Tembilahan (Riaubertuah.co) - Tingkat pelanggaran lalu lintas (lalin) di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) mengalami penurunan mencapai 1,4 persen.

Hal tersebut disampaikan Kapolres Inhil, AKBP Hadi Wicaksono melalui Kasat Reskrim Polres Inhil, AKP A Salmi saat dijumpai awak media di ruang kerjanya. Kamis (5/11).

"Tingkat pelanggaran lalin pada 2015 tahun ini mengalami penurunan dibandingkan pada 2014 lalu," Kata Salmi.
Dimana Oprasi Zebra 2014 lalu pihaknya mencatat ada sebanyak 910 pelanggaran 842 dilakukan penilangan dan 68 pengendara mendapatkan teguran.
"Sedangkan pada 2015 ini, ada sebanyak 693 pelanggara lalin yang kami catat. 627 pengendara ditilang dan 66 mendapat teguran," Ungkap pria yang jago berbagai bahasa daerah ini.
Penurunan pelanggaran lalin di Inhil yang masih sering dijumpai pengendara roda dua tidak menggunakan helm dan spion, sedangkan untuk pengendara roda empat paling sering dijumpa tidak menggunakan sabuk pengaman.
"Kami berharap turunnya tindak pelanggaran lalin pada 2015 ini bukan karena takut ditilang, melainkan karena kesadaran tertip berlalin. Keselamatan itu nomor satu," Tandasnya. (rgl)
author
No Response

Leave a reply "Pelanggaran Lalin di Inhil Menurun Hingga 1,4 Persen"