Parkir Motor Rp.5.000 ? Itu harga Setengah Kilo Beras

Ilustrasi Parkir | Riaubertuah.co

Ilustrasi Parkir | Riaubertuah.co

Pekanbaru, Riaubertuah.coPenolakan masyarakat  terhadap kenaikan tarif parkir sepeda motor dan roda empat  di pekanbaru terus menuai penolakan dari warga kota Pekanabru. Warga menuding Pemko Pekanbaru dan DPRD tidak memikirkan rakyat kecil lagi, namun hanya mementingkan kenaikan PAD.

"Rp,5.000 itu sama dengan harga setengah kilogram beras. Bagi rakyat kecil uang sebesar itu sangat berarti. La, kok cuma untuk bayar parkir. Pemerintah dan DPRD sama-sama tak rasional," ujar Anton, mahasiswa di Pekanbaru.

Kenaikan tarif parkir dari Rp.1.000 menjadi Rp.5.000 untuk sepeda motor dan Rp8.000 untuk roda empat, memang mengundang kontra warga kota. Kenaikan itu selain tidak wajar, juga sangat melukai hati kecil yang juga akan menghadapi kenaikan tarif listrik dan kenaikan elpiji bersubsidi.

Seorang pedagang  di pasar pagi arengka  dengan keras menolak tarif baru parkir." Bayangkan bila kita parkir di empat tempat dalam satu perjalanan. Sudah Rp20 ribu uang  kita melayang. Untuk sebulan Rp600 ribu, wah, sama besarnya dengan uang kontrakan rumah saya," ujar  Ujang, penjual sayur.

Meski tarif baru parkir belum akan diberlakukan, namun kebijakan pemerintah Pekanbaru itu  menjadi topik hangat. Pemko pekanbaru dinilai tidak mampu mencari solusi untuk mendongkrak PAD selain menekan masyarakat. "Ini hanya akan menjadi lahan empuk bagi raja-raja parkir yang selama ini meraup banyak uang dari retribusi parkir," tukuk Anton lagi.***rfm/detakriaunews

author
One Response
  1. author

    bara2 tahun ago

    ini namanya pemerasan yang diatur undang2
    gak ada otaknya pejabat sekarang ini

    Reply

Leave a reply "Parkir Motor Rp.5.000 ? Itu harga Setengah Kilo Beras"